Halaman Ini berisi tentang Informasi2 tentang Astronomi terkait kejadian alam yang berada di luar angkasa maupun kejadian di bumi. Sehingga membantu masyarakat mengetahui dengan jelas kapan terjadinya suatu peristiwa, sehingga dapat menikamti fenomena2 langka yang terjadi dilangit maupun di bumi.

Selasa, 28 Juli 2015

FENOMENA ASTRONOMIS BULAN AGUSTUS 2015



Selamat Datang bulan Agustus 2015, dibulan ini banyak fenomena-fenomena langit yang akan terjadi dan memanjakan kita semua. Diantaranya ada hujan meteor terbaik, bulan purnama perige, dll. Berikut ulasan fenomena yang akan terjadi, catat tanggalnya ya :

2 = Waning Gibbous Perigee / Fase Bulan Cembung Akhir terdekat dengan jarak 362.135 km

9 = Konjungsi Bulan - Aldebaran bisa disaksikan mulai pukul 01.30 - 05.00 waktu setempat.

13 = Konjungsi Bulan - Mars bisa disaksikan mulai pukul 05.00 - 05.15 waktu setempat arah timur.

13-14 = Hujan Meteor Perseids 100 meteor/jam
Inilah hujan meteor terbaik tahun 2015. Puncaknya yang berada di tengah musim kemarau dan Bulan menjelang fase baru akan membuat langit malam cerah dan gelap gulita sehingga meteor-meteor redup sekalipun terlihat jelas. Diperkirakan Perseids yang tercatat sebagai hujan meteor paling banyak menghasilkan fireball ini akan menghasilkan hingga 100 meteor tiap jam saat puncak. Meteor-meteor Perseids akan terlihat melesat dari arah rasi Perseus yang berada di timur laut setelah tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Hujan meteor Perseids berlangsung antara tanggal 17 Juli s/d 24 Agustus 2015.

14 = Fase Bulan Baru

15 = Konjungsi Venus-Matahari, setelah beberapa hari kedepan sang kejora akan terlihat lagi sebagai bintang fajar diarah timur.

16 = Konjungsi Bulan - Merkurius bisa disaksikan mulai pukul 18.00 - 19.00 waktu setempat arah barat.

19 = Konjungsi Bulan - Spica bisa disaksikan mulai pukul 18.00 - 21.00 waktu setempat.

22 = Konjungsi Bulan - Saturnus bisa disaksikan mulai pukul 18.00 - 23.30 waktu setempat.

23 = Konjungsi Bulan - Antares bisa disaksikan mulai pukul 18.00 - 23.30 waktu setempat.

30 = Bulan Purnama Perigee (terbesar ke-2)
Kebalikan dari bulan purnama apogee, bulan purnama perigee terjadi ketika Bulan mencapai fase purnama di dekat titik terdekat dari Bumi atau perigee. Dengan jaraknya yang lebih dekat, maka bulan purnama perigee akan terlihat lebih besar dan terang. Bulan purnama perigee kali ini berdiamater sudut 33,27 menit busur atau menjadi yang terbesar dan terterang ke-2 selama tahun 2015.







Sabtu, 18 Juli 2015

Kumpulan Foto Trio Konjungsi Juli 2015 Part II


Fenomena Trio Konjungsi Bulan-Jupiter-Venus terjadi lagi ini merupakan yang ke-2 ditahun 2015, fenomena yang indah saat senja memukau untuk dilihat. Berikut foto-foto konjungsi dari para member INFO ASTRONOMI:

Iank (Makasar)

Fitrianah Fitri

S Abdillah (Bandar Lampung)

Sam Smith (Suli)

Agustina Ina

Meissy Anna

Urabe Mikoto (Cengkareng)

Alin Angelina (Cisarua)


Arii Ning Rose






Jumat, 10 Juli 2015

Telusur Lokasi Terbaik Pengamatan Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016


            Peta diatas merupakan jalur totalitas Gerhana Matahari yang akan terjadi pada hari Rabu 9 Maret 2016, fenomena gerhana matahari total 2016 nanti akan terasa istimewa karena negara Indonesia merupakan satu-satunya negara yang dilintasi garis totalnya. Diwilayah yang dilalui garis totalnya akan merasakan sensasi kegelapan mendadak sekitar pagi hari antara jam 07.00 - 10.00 dimasing-masing daerah yang akan dilintasi garis totalnya ini. Berikut kami tampilkan daerah yang akan dilintasi garis totalnya bagi kalian yang ingin mengejar lokasi tersebut karena fenomena ini sangat langka yang jangan sampai disia-siakan : 

WILAYAH 1



Dilihat dari wilayah ini lokasi pertama yang terdampak adalah Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan, selanjutnya akan masuk ke Provinsi Bengkulu namun daerah yang dilintasinya adalah Muko-Muko, Penarik Bantal, Ipuh, Kota Bengkulu tidak termasuk kedalam garis total jadi akan tampak Gerhana Matahari Sebagian intensitas 99% kalau mau total tujulah kedaerah yang dilintasi garis tersebut. Selanjutnya beralih ke provinsi Sumatera Selatan ada daerah Pangkalan, Sikayu, Mendiangin, dan Lubuk Linggau.

WILAYAH 2



Masih di daerah Sumatera Selatan yakni Ibukota provinsi Sumatera Selatan yakni Palembang juga masuk dalam garis total bersama, Upang, dan Sungsang. Selanjutnya beralih ke pulau Bangka tidak semua daerah di Bangka masuk garis totalnya hanya dibagian selatan saja seperti Koba, Toboali, Perlang, Gunung, dan Lait, untuk Pangkal Pinang hanya Gerhana Matahari Sebagian intensitas 99% jadi lebih baik kesalatan mencapai garis total daripada nanggung karena walau 99% sinar matahari masih kuat untuk menyinari daerah tersebut. Untuk Belitung sudah jelas sebagian besar masuk garis totalitas gerhana matahari.

WILYAH 3 


Masuk ke pulau Kalimantan, wilayah yang dilintasinya ada 4 Provinsi diantaranya: 

1.      Kalbar: wilayah ini yang terkena garis totalnya antara lain Kendawangan, Manismata, Riam, Penahan, untuk daerah Ketapang akan terlihat gerhana matahari sebagian intensitas 98% jadi kalau mau lihat total lebih baik keselatan beberapa kilometer lagi. 

2.      Kalteng: wilayah ini mencakup banyak daerah antara lain Sukamandang, Pangkalan Bun, Kumai, Sampit, Waringin, Pembuang, Palangka Raya, Koeling, lihat saja diwilayah ini mungkin daerahmu termasuk juga.

3.      Kalsel : wilayah ini hanya mencakup wilayah kalimantan selatan bagian utara saja seperti daerah Amuntai, untuk Banjarmasin hanya gerhana matahari sebagian intnesitas 97%, jika ingin mengejar totalitas bagi warga Banjarmasin silahkan ke utara mencapai garis total.

4    4Kaltim : wilayah ini mencakup daerah Balikpapan, Longkali, Tanah Grogot, Pasir, Pawing. Untuk Samarinda hanya tampak gerhana matahari sebagian intensitas 97%.

WILAYAH 4


Wilayah selanjutnya ada Sulawesi, provinsi yang terdampak ada dua antara lain:

1. Sulbar: wilayah ini yang terdampak adalah daerah Nunu, Moro, dan Limba, untuk daerah Polewali hanya tampak gerhana matahari sebagian intensitas 95%.


2. Sulteng: wilayah ini mencakup banyak daerah antara lain Pasowe, Palu, Poso, Sigi, Tomado, Ampana, Propo, Bolaang, Matindok, Klintom, Luwuk, Bomba, Teku, dan daerah lain di sulteng ini yang saya tidak disebutkan mungkin dilintasi garis totalnya dilihat saja petanya mungkin kamu tau wilayah tersebut.


WILAYAH 5


Kita sampai diwilayah terakhir Indonesia yang dilintasi garis total, tidak lain dan tidak bukan wilayah provinsi Maluku Utara (Halmahera). Wilayah ini merupakan pengamatan terbaik gerhana matahari total, wilayah yang akan dilintasi garis totalnya yakni Baru, Ternate, Tidore, Sofifi, Mare, Weda, Sidangoli, Kau, Mesa, Dote, Maba. Mengapa daerah ini menjadi pengamatan terbaik karena di daerah ini tepatnya di Maba merupakan daerah yang durasi totalnya terlama di Indonesia sekitar 3 menit, 20 detik.

Itulah daerah yang diprediksi akan dilintasi garis totalnya dinegara Indonesia jika kalian ingin mengejar fenomena langka ini datanglah kedaerah tersebut, karena fenomena ini sangat langka dan baru akan terjadi lagi tahun 2042 jadi jangan sia-siakan momen ini.

Bagi yang diluar garis totalnya jangan kecewa seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan gerhana matahari sebagiannya saja dengan intensitas cukup tinggi sekitar 55% - 99% jadi tak perlu kecewa semua daerah Indonesia kebagian gerhana matahari 9 maret 2016 baik Total ataupun Sebagian.


VIDEO: Perbandingan Gerhana Matahari 9 Maret 2016 di Palembang, Jakarta, Yogyakarta, dan Balikpapan



Berikut adalah video dari aplikasi stellarium untuk melihat fase gerhana matahari yang terjadi dibeberapa daerah Indonesia. Dimana ada yang kebagian fase total dan sebagian seperti:
- Palembang, Gerhana Matahari Total (100%)
- Jakarta, Gerhana Matahari Sebagian (88%)
- Yogyakarta, Gerhana Matahari Sebagian (81%)
- Balikpapan, Gerhana Matahari Total (100%)
Bagi kalian yang mempunyai aplikasi Stellarium dan ingin tahu fase apa didaerah kalian saat gerhana matahari 2016, set saja tanggal 9 Maret 2016 terus jamnya sekitar 06.15 - 08.50 WIB / 07.15 - 09.50 WITA / 08.15 - 10.50 WIT dan dizoom mataharinya untuk melihat proses gerhananya.
Untuk daerah total wilayah yang dilewatinya antara lain sebagai berikut:
((Pulau Pagai Utara & Selatan, Muko-Muko, Bantal, Penarik, Ipuh, Pangkalan, Mendiangin, Lubuk Linggau, Palembang, Upang, Sungsang, Bangka Tengah, Belitung, Kendawangan, Sukamandang, Pangkalan Bun, Kumai, Sampit, Waringin, Pembuang, Palangka Raya, Koeling, Amuntai, Tanah Grogot, Balikpapan, Pawing, Longkali, Pasowe, Palu, Poso, Sigi, Nunu, Moro, Tomado, Ampana, Propo, Bolaang, Matindok, Klintom, Luwuk, Bomba, Teku, Baru, Ternate, Tidore, Sofifi, Mare, Weda, Sidangoli, Kau, Mesa, Dote, Maba.))
sumber: Youtube & Stellarium

video

Kamis, 02 Juli 2015

Kumpulan Foto Super Konjungsi Venus - Jupiter 1 Juli 2015

sumber: Astronom Amatir Malaysia

Fenomena cantik yang terjadi kemarin 1 Juli 2015, dimana Venus & Jupiter berada pada jarak terdekatnya saking dekatnya keduanya tampak mesra dilangit bagian barat dengan jarak kurang dari 1' derajat. Fenomena ini bagi umat kristiani disebut dengan bintang Betlehm, kesejajaran Venus - Jupiter ini akan terulang kembali pada tahun ini tepatnya tanggal 26 Oktober 2015 namun kali ini diarah timur waktunya menjelang matahari terbit. Berikut kami tampilkan super konjungsi yang terjadi kemarin :


Fahmi Mokhammad (Pekalongan)

Nieza Maylia S

Mimie Mukhtar (Dumai, Riau)

Meisy Anna

S Abdillah (Bandar Lampung)

Fitrianah Fitri (Barru, Sulsel)

Erhanuntoro (Purbalingga)

Koerniawan (Tidore Utara, Halmahera)

 Rida Ismawati Alexander

Rahmayana R (Sidrap, Sulsel)

Arii Niing Rose

Didi Illian (Medan)

Yahyaa Wildan

Laila Nuthfatun Ni'mah (Kebumen)

Franciska Riniawati (Salamantan, Kalbar)

Neni Nurazizah

Sondang Rumapea (Yogyakarta)

Ilmi Muhammad (Samarinda)