Fenomena gerhana merupakan suatu peristiwa sejajarnya 3 objek
langit antara Matahari, Bumi, dan Bulan dalam satu garis orbit lurus. Fenomena
gerhana ini sudah bisa diprediksi jauh-jauh hari diakibatkan oleh dinamisnya
perputaran benda-benda langit di angkasa. Pada tahun 2018 ini akan terjadi 5x
fenomena gerhana tiga diantaranya gerhana matahari sebagian dan dua gerhana
bulan total, berikut tanggal terjadinya :
TANGGAL 31 JANUARI 2018, GERHANA BULAN TOTAL
Fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada tanggal ini
berlangsung selama 1 jam 17 menit, sedangkan proses kontak terjadinya gerhana
bulan berlangsung selama 3 jam 23 menit. Istimewanya lagi
Bulan sedang berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi saat gerhana bulan.
Fenomena gerhana bulan total ini dapat di amati di wilayah Asia Selatan, Asia
Barat, Asia Timur, Asia tenggara, Australia, Oceania, dan Amerika Utara. Untuk
negara Indonesia bisa menyaksikan keseluruhan prosessnya di awal malam berikut
waktu terjadinya :
INDONESIA BARAT
- Kontak Awal : 18.48 WIB
- Total Awal : 19.51 WIB
- Total Puncak : 20.29 WIB
- Total Akhir : 21.08 WIB
- Kontak Akhir : 22.11 WIB
INDONESIA TENGAH
- Kontak Awal : 19.48 WITA
- Total Awal : 20.51 WITA
- Total Puncak : 21.29 WITA
- Total Akhir : 22.08 WITA
- Kontak Akhir : 23.11 WITA
INDONESIA TIMUR
- Kontak Awal : 20.48 WIT
- Total Awal : 21.51 WIT
- Total Puncak : 22.29 WIT
- Total Akhir : 23.08 WIT
-
Kontak Akhir : 00.11 WIT
15 FEBRUARI 2018, GERHANA MATAHARI SEBAGIAN
Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat di wilayah Kutub
Selatan (Antartika), Chile, dan Argentina. Gerhana sebagian ini akan mencapai
pucak maksimum ketertutupan Matahari oleh Bulan sebanyak 60% saja di Antartika.
Gerhana matahari sebagian ini tak terlihat di Indonesia
TANGGAL 13 JULI 2018, GERHANA MATAHARI SEBAGIAN
Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat di wilayah Australia,
namun yang terkena hanya di bagian selatan saja karena tidak semua negara
Australia terkena gerhana matahari sebagian ini. Gerhana matahari sebagian ini
tak terlihat di Indonesia.
TANGGAL 28 JULI 2018, GERHANA BULAN TOTAL

Gerhana bulan total akan terjadi lagi pada tanggal ini, dan
merupakan gerhana bulan total ke-2 di tahun 2018. Durasi totalnya sangat
spektakuler karena berlangsung selama 1 jam 44 menit, sedangkan proses kontak
terjadinya gerhana bulan berlangsung selama 3 jam 55 menit. Fenomena gerhana
bulan total ini juga akan di temani dengan konjungsi planet Mars saat oposisi
dimana planet Mars akan nampak sangat cemerlang dalam kurun waktu 15 tahun
terakhir dengan magnitudo -2,5. Selain itu fenomena ini juga berbarengan dengan
puncak hujan meteor delta-aquarids. Gerhana bulan total ini dapat terlihat di
seluruh benua Eropa, Afrika, Asia, dan Australia. Di Indonesia gerhana bulan
total ini dapat disaksikan selepas tengah malam berikut waktunya:
INDONESIA BARAT
- Kontak Awal : 01.24 WIB
- Total Awal : 02.19 WIB
- Total Puncak : 03.21 WIB
- Total Akhir : 04.13 WIB
- Kontak Akhir : 05.19 WIB
INDONESIA TENGAH
- Kontak Awal : 02.24 WITA
- Total Awal : 03.19 WITA
- Total Puncak : 04.21 WITA
- Total Akhir : 05.13 WITA
- Kontak Akhir : 06.19 WITA*
INDONESIA TIMUR
- Kontak Awal : 03.24 WIT
- Total Awal : 04.19 WIT
- Total Puncak : 05.21 WIT
- Total Akhir : 06.13 WIT*
-
Kontak Akhir : 07.19 WIT*
Keterangan (*)
Dimana saat kontak akhir pada wilayah tersebut Bulan sudah
tenggelam, jadi untuk kedua wilayah Indonesia tersebut tidak bisa menyaksikan
kontak akhir dari gerhana bulan.
TANGGAL 11 AGUSTUS 2018, GERHANA MATAHARI SEBAGIAN
Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat di wilayah Kutub Utara,
Greenland, Swedia, Norwegia, Rusia, Mongolia, dan Tiongkok. Gerhana matahari sebagian
ini akan mencapai pucak maksimum ketertutupan Matahari oleh Bulan sebanyak 75%
saja di Kutub Utara (Arktik). Gerhana matahari sebagian ini tak terlihat di
Indonesia.