Halaman Ini berisi tentang Informasi2 tentang Astronomi terkait kejadian alam yang berada di luar angkasa maupun kejadian di bumi. Sehingga membantu masyarakat mengetahui dengan jelas kapan terjadinya suatu peristiwa, sehingga dapat menikamti fenomena2 langka yang terjadi dilangit maupun di bumi.

Sabtu, 27 Juni 2015

FENOMENA ASTRONOMIS JULI 2015


Di Bulan Juli ini, banyak fenomena-fenomena astronomis yang menarik diantaranya super konjungsi, istiwa adhom, trio konjungsi, hujan meteor, dll. Tanggal berapa peristiwa itu akan terjadi berikut ulasannya:

TANGGAL

1 = Super Konjungsi Venus – Jupiter 18.00 – 20.30
Super Konjungsi Venus – Jupiter, dimana kedua planet tercantik dilangit malam ini akan terlihat sangat dekat sekali dengan jarak kurang dari 1’ derajat. Keduanya akan terlihat mesra dilangit bagian barat mulai pukul 18.00 s/d 20.30 waktu setempat, magnitudo semu Venus sekitar -4,2 sedangkan Jupiter -1,8 keduanya tampak mempesona jika diamati dengan kasat mata. Fenomena ini akan terulang kembali pada tanggal 26 Oktober 2015 nanti.

2 = Bulan Purnama

7 = Bumi Aphelion
Dimana bumi berada pada jarak terjauhnya dengan Matahari sekitar 1,01668 SA

13 = Konjungsi Bulan – Aldebaran
Bisa disaksikan mulai pukul 03.00 – 05.00 waktu setempat.

16 = Istiwa Adhom (Koreksi Arah Kiblat)
16 Juli pukul 16:28 WIB, 17.28 WITA Matahari berada tepat di atas Ka'bah, kiblat umat muslim. Jadi dengan menghadap ke arah Matahari akan sama artinya dengan menghadap tepat ke arah kiblat. Dan juga seluruh pangkal bayangan benda yang berdiri tegak pun akan mengarah ke arah kiblat. Dengan begitu peristiwa ini dapat digunakan untuk mengoreksi atau meluruskan arah kiblat bagi seluruh umat muslim secara praktis dan akurat.

16 = Ijtimak (Penentuan Awal Syawwal) 
Diprediksi ketinggian hilal saat matahari terbenam sekitar 2’ derajat diatas ufuk dimana tanggal 17 Juli 2015 sudah masuk hari raya Idul Fitri 1 Syawwal 1436 H. Namun demikian harus menunggu sidang isbat oleh pemerintah terlebih dahulu.

18 = Trio Konjungsi Bulan – Venus – Jupiter
Fenomena cantik akan terulang kembali sama seperti bulan juni lalu yakni Trio Konjungsi Bulan-Venus-Jupitern namun penampakan kali ini cenderung lebih singkat hanya 1 jam saja sekitar pukul 18.00 – 19.00 waktu setempat arah barat.

23 = Konjungsi Bulan – Spica 
Bisa disaksikan mulai pukul 18.00 – 23.00 waktu setempat.

26 = Konjungsi Bulan – Saturnus 
Bisa disaksikan mulai pukul 18.00 – 01.30 waktu setempat

28-29 = Puncak Hujan Meteor Delta Aquarids
Hujan meteor Delta Aquarids berlangsung antara tanggal 8 Juli s/d 19 Agustus 2015. Pada puncaknya hari ini diperkirakan akan terlihat hingga 20 meteor tiap jam. Meteor-meteor Delta Aquarids akan terlihat mulai pukul 20.00 – 05.00 waktu setempat, humet melesat dari arah rasi Aquarius yang berada tepat di atas pada waktu dini hari. Sayangnya Bulan yang menjelang purnama akan cukup terang dan menggangu terlihatnya meteor-meteor redup kala pengamatan.

31 = Blue Moon
Blue Moon disini hanya istilah saja, maksudnya adalah merupakan Bulan Purnama ke-2 dalam 1 bulan dibulan juli ini yang sebelumnya terjadi tanggal 2 Juli. Kenapa disebut Blue Moon karena pada waktu dulu fenomena yang sama sekitar abad 18 terlihat bulan purnama ke-2 dalam 1 bulan terlihat berwarna kebiruan ini terjadi karena pada saat itu ada polusi akibat abu gunung meletus akibatnya masyarakat menyebutnya blue moon.

PLANET – PLANET DI BULAN JULI 2015

-          VENUS, 18.00 – 20.00 waktu setempat arah barat magnitudo semu -4,0
-          JUPITER, 18.00 – 19.30 waktu setempat arah barat magnitudo semu -1,8
-          SATURNUS, 18.00 – 02.00 waktu setempat magnitudo semu +0,75

Jumat, 26 Juni 2015

Trio Konjungsi Tercantik 20 Juni 2015

Sebarilmu.com – Astronomi, Trio konjungsi antara Bulan – Venus – Jupiter, dimana Konjungsi Venus 5,8° dari Utara Bulan dan  Konjungsi Jupiter 4,7° dari Utara Bulan, Trio konjugsi Pada malam ini 20 juni 2015 benar – benar terlihat indah seakan memberikan sebuah senyuman akan datangnya bulan ramadhan ini, namun jika bandingan dengan trio konjungsi yang terjadi pada 1 Desember 2008 lalu trio konjungsi kali ini terbilang kurang begitu indah.
Konjungsi dalam pengertian astronomi adalah posisi dua benda langit yang segaris bujur dalam penampakannya di langit. Dalam bahasa hisab, dikenal dengan istilah ijtima untuk konjungsi bulan dan matahari. Pada saat itu terjadi bulan baru dan mungkin juga terjadi gerhana matahari. Secara astronomi mustahil terjadi konjungsi yang melibatkan lebih dari dua benda langit. Namun dalam pengertian astrologi, konjungsi tidak harus segaris bujur. Ada toleransi (disebut “orb”) antara 8-9° derajat, mungkin juga lebih. Karenanya pengelompokan dua planet atau lebih dalam sektor geosentik yang sempit sering dianggap konjungsi.
Dan Bagi kalian yang tidak sempat menyaksikan Trio konjungsi hari ini karena cuaca atau yang lain masih ada lagi kesempatan untuk kalianmenyaksikan trio konjungsi pada tanggal 18 Juli 2015, bulan depan namun trio konjungsi nanti ketinggiannya rendah dan waktunya cukup singkat daripada hari ini, jangan lupa untuk catat tanggalnya biar tidak lupa. Dan jangan lewatkan juga konjungsi terdekatnya antara Venus – Jupiter diarah barat tanggal 1 Juli 2015 dimana keduanya sangat dekat sekali dan terlihat mesra nantinya.
Berikut ini kumpulan foto Trio Konjungsi yang terjadi malam ini yang berhasil untuk di abadikan.
Arniyus Sy (Jakarta)
Helen Sarangheyo (Taiwan)
Alive Pertiwi (Tabanan)
Masako Miyatake (Tokyo, Jepang)
Ali Munawar (Tegal)
credit: Didin Mtq
S Abdillah (Lampung)
Credit: Fitrianah Fitri 
Fahmi Anggawi (Pekalongan)

Rabu, 29 April 2015

FENOMENA ASTRONOMIS MEI 2015



Bulan Mei akan segera tiba, apa saja fenomena astronomis dibulan mei 2015 ini, berikut ulasannya dari kami. Jangan lupa catat tanggal-tanggalnya yaa :

2 = Konjungsi Bulan - Spica disaksikan mulai pukul 18.00 - 04.000 waktu setempat, spica merupakan bintang terang di rasi virgo.

4 = Fase Bulan Purnama

5 = Konjungsi Bulan - Saturnus disaksikan mulai pukul 19.00 - 05.00 waktu setempat.

6-8 = Puncak Hujan Meteor Eta-Aquarids, hujan meteor ini bisa disaksikan mulai pukul 01.00 - 05.00 waktu setempat arah langit bebas/sesuai kenyamanan. Humet ini bisa menghasilkan setidaknya 60 meteor/jam, sayangnya puncak hujan meteor eta-aquarids ini akan terganggu cahaya bulan fase diseparuh akhir.

7 = Elongnasi Merkurius, Merkurius mencapai sudut terjauhnya dari matahari dan akan terlihat tinggi diatas horison barat sekitar 12'. disaksikan mulai pukul 18.00 - 18.30 waktu setempat.

18 = Fase Bulan Baru (Mati)

21 = Konjungsi Bulan Venus disaksikan mulai pukul 18.00 - 20.00 waktu setempat arah barat.

22 = Oposisi Saturnus, dimana Matahari-Bumi-Saturnus akan segaris lurus sehingga jika kita amati dari teleskop saturnus tampak purnama, dan juga merupakan puncak kecerlangan venus tahun ini dengan magnitudo semunya 0.

24 = Konjungsi Bulan - Jupiter disaksikan mulai pukul 18.00 - 22.00 waktu setempat.

25 = Konjungsi Bulan - Regulus bisa disaksikan mulai pukul 18.00 - 22.00

28 = Istiwa' Adhom
28 Mei pukul 16:18 WIB, 17.18 WITA Matahari berada tepat di atas Ka'bah, kiblat umat muslim. Jadi dengan menghadap ke arah Matahari akan sama artinya dengan menghadap tepat ke arah kiblat. Dan juga seluruh pangkal bayangan benda yang berdiri tegak pun akan mengarah ke arah kiblat. Dengan begitu peristiwa ini dapat digunakan untuk mengoreksi atau meluruskan arah kiblat bagi seluruh umat muslim secara praktis dan akurat. Peritiwa ini akan kembali terulang pada tanggal 16 Juli 2015.
29 = Konjungsi Bulan - Spica disaksikan mulai pukul 18.00 - 02.00 waktu setempat.

PLANET-PLANET YANG TERLIHAT BULAN MEI 2015:

-> MERKURIUS = 18.00 - 18.30 arah barat, mag.semu 0,50
-> VENUS = 18.00 - 20.00 arah barat, mag.semu -3,40
-> JUPITER = 18.00 - 23.00 arah zenith-barat, mag.semu -1,50
-> SATURNUS = 19.00 - 05.00 arah timur-barat, mag.semu 0,20

KET: Semakin kecil magnitudo semu sebuah planet maka semakin terang.

Minggu, 05 April 2015

Kumpulan Foto Gerhana Bulan Total 4 April 2015

Berikut gambar - gambar keindahan gerhana bulan total yang berhasil diabadikan para member-member INFO ASTRONOMI, dan saya mengucapkan terima kasih banyak kepada kalian yang telah berbagi gambar disini. Berikut foto-fotonya :


Fahmy Al Anggawi (Pekalongan)

credit: Azka Nuruzzaman

Fahmy Al Anggawi (Pekalongan)

credit: Kang Mas Nunu'


credit: Ulfa Raihanah Ridwan (Lhokseumawe)

credit: Pujo Prayitno (Sidoarjo)

credit: Salsa Bila (Madura)

 M S Fadhly


credit: Andi Yusuf Kadir‎ (Sulsel)

credit: Jepret Sidoarjo

credit: Rifqi Yudhistira Rumengan

credit: Mujibatur Rohmah

credit: Vivi Aprillia


credit: Arniyus Sy

credit: Chairul Rijal Fitriandi (Pontianak)

credit: Muhammad Fajar Sentosa (Banjar Baru, Kalsel)


credit: Junio Whang


credit: Arif Al-Hakim (Okinawa, Jepang)

credit: Muhammad Soleh (Pasuruan)


credit: Arniyus Sy


Selasa, 24 Maret 2015

“FENOMENA ASTRONOMI BULAN APRIL”



Selamat Datang Bulan April, dimana pada bulan ini ada fenomena yang istimewa dari biasanya dan langka yakni gerhana bulan total. Selain itu masih banyak lagi fenomena yang bisa disaksikan pada bulan april ini berikut diantaranya:

TANGGAL

4= Gerhana Bulan Total, Fenomena gerhana ini akan menjadi pembuka fenomena astronomi dibulan april ini, gerhana bulan total ini dapat disaksikan dari kawasan Amerika Utara, Oceania, Selandia Baru, Australia, Asia Timur, dan Asia Tenggara termasuk wilayah Indonesia.  Waktu terjadinya gerhana bulan total di Indonesia yaitu 17.15 – 20.45 WIB, 18.15 – 21.45 WITA, 19.15 – 22.45 WIT, sesuaikan waktu daerah kalian masing-masing. Gerhana Bulan Total ini merupakan yang tersingkat fase totalnya diantara ke-4 gerhana bulan tetrad yang berurutan antara tahun 2014-2015. Semoga cuaca cerah saat pengamatan nantinya.

4= Bulan Purnama, ya setelah gerhana bulan total selesai bulan akan nampak purnama kembali jadi satu paket bersama gerhana bulan.

5= Konjungsi Bulan – Spica bisa disaksikan mulai pukul 19.00 – 05.00 waktu setempat, spica adalah bintang terang pada rasi Virgo.

8= Konjungsi Trio Bulan – Antares  – Saturnus bisa disaksikan mulai pukul 21.30 – 05.00 waktu setempat.

19= Fase Bulan Baru

21= Konjunsgi Bulan – Venus bisa disaksikan mulai pukul 18.00 – 19.30 waktu setempat arah barat langit.

22-23= Puncak Hujan Meteor Lyirids, fenomena ini bisa mulai disaksikan pada tanggal 16 s/d 25 April 2015, dan puncaknya terjadi pada tanggal 22-23 april yang akan menghasilkan meteor sekitar 20 meteor/jamnya, waktu pengamatan dimulai pukul 00.00 – 05.00 waktu setempat arah utara atau bebas sesuai kenyamanan karena meteor bisa terlihat dari mana saja, dan pastikan cuaca cerah dan jauh dari polusi cahaya untuk melihat hujan meteor.

26= Konjungsi Bulan – Jupiter bisa disaksikan mulai pukul 18.00 – 23.00 waktu setempat.

27= Konjungsi Bulan – Regulus bisa disaksikan mulai pukul 18.00 – 00.00 waktu setempat. Regulus merupakan bintang terang pada rasi Leo.

PLANET – PLANET YANG TERLIHAT DI BULAN APRIL 2015:

-          Venus, pukul 18.00 – 19.30 waktu setempat mag.semu -3,55 arah barat.
-          Jupiter, pukul 18.00 – 23.00 waktu setempat mag.semu -1,80 arah diatas kepala.

-          Saturnus, pukul 21.30 – 05.00 waktu setempat mag.semu +0,42 arah timur – zenith.

Kumpulan Foto Konjungsi Bulan - Venus 22-23 Maret 2015





credit: Fahmy Anggawi

Credit: Surya An

Credit: Iin Mutmainnah

Credit: Okky Frista Damayanti

Credit : Agung Darmawan

Credit: Ary Praptha




Jumat, 20 Maret 2015

Kumpulan Foto Gerhana Matahari Total 20 Maret 2015



Langit terlihat gelap di Svalbard saat puncak Gerhana Matahari Total tadi.

Credit: skyNews

Total solar eclipse from faroe islands by @Astrofotografen 

Puncak Gerhana Matahari Total dari Svalbard.

sumber. Slooh

Antusias warga Cornwall, Inggris menyaksikan Gerhana Matahari.

Credit: ITV News

Stunning image of the solar eclipse in Cork, Ireland.

Credit: @romclaughlin: 

Foto Gerhana Matahari terlihat diambil dari kawasan negara Irlandia, yang dekat garis totalnya terlihat Matahari tertutup oleh bulan sekitar 95%.

credit:MeganMcDonald

 Foto Gerhana Matahari terlihat dari kawasan negara Irlandia.

credit:Belfast Telegraph

Foto Gerhana Matahari terlihat dari kawasan Scotlandia.

credit:Sunnyside Antiques 

Foto Gerhana Matahari terlihat dari kawasan Bristol, Inggris. Dikabarkan cuaca disana saat terjadi gerhana berawan.

credit: ITV News

 Inilah puncak Gerhana Matahari Total yang berhasil diabadikan dari negara Kepulauan Faroes pukul 9.42 am, durasi totalnya sekitar 2 menit.

sumber: The Telegraph

INTERMEZZO: Pesepakbola profesional Bayern München, Xabi Alonso, juga ikut menyaksikan gerhana matahari dari Jerman saat ini. 

sumber: @infoAstronomy