Halaman Ini berisi tentang Informasi2 tentang Astronomi terkait kejadian alam yang berada di luar angkasa maupun kejadian di bumi. Sehingga membantu masyarakat mengetahui dengan jelas kapan terjadinya suatu peristiwa, sehingga dapat menikamti fenomena2 langka yang terjadi dilangit maupun di bumi.

Minggu, 31 Januari 2016

Fenomena Astronomis Bulan Februari 2016



2 = Konjungsi Bulan – Mars disaksikan mulai pukul 00.00 – 05.00 waktu setempat arah timur.

4 = Konjungsi Bulan – Saturnus disaksikan mulai pukul 02.00 – 05.00 waktu setempat arah timur.

6 = Konjungsi Bulan – Venus disaksikan mulai pukul 04.30 – 05.15 waktu setempat arah timur.

7 = Konjungsi Bulan – Merkurius disaksikan mulai pukul 04.30 – 05.00 waktu setempat arah timur.

8 = Fase Bulan Baru

13 – 14 = Puncak terdekatnya Venus & Merkurius dimana dua planet ini akan sangat dekat dan mesra dilangit timur menjelang matahari terbit bisa disaksikan mulai pukul 04.30 – 05.00 waktu setempat,. keduanya hanya terpisah 2' derajay dari langit

16 = Konjungsi Bulan – Aldebaran disaksikan mulai pukul 18.00 – 00.00 waktu setempat arah barat.

22 = Fase Bulan Purnama.

22 = Konjungsi Bulan – Regulus disaksikan mulai pukul 18.00 – 05.00 waktu setempat.

23 = Konjungsi Bulan – Jupiter disaksikan mulai pukul 19.00 – 05.00 waktu setempat.

26 = Konjungsi Bulan – Spica disaksikan mulai pukul 21.00 – 05.00 waktu setempat.

Penampakan Planet-Planet Bulan Februari 2016:
  1. Merkurius: 04.30 – 05.00 waktu setempat arah timur mag.semu (0,17)
  2. Venus: 04.30 – 05.15 waktu setempat arah timur mag.semu (-3,40)
  3. Mars : 00.00 – 05.00 waktu setempat arah timur mag.semu (1,00)
  4. Saturnus: 02.00 – 05.00 waktu setempat arah timur mag.semu (0,73)
  5. Jupiter : 19.00 – 05.00 waktu setempat arah timur mag.semu (-2,00)



Selasa, 12 Januari 2016

Cakupan Wilayah Gerhana Matahari 9 Maret 2016


Pada tanggal 9 Maret 2016 nanti akan terjadi peristiwa langka dimana Matahari - Bulan - Bumi akan tepat segaris atau sering kita sebut dengan gerhana matahari total. Dimana jalur totalitas akan menyapu 2 negara yakni Indonesia & Mikronesia. Apakah selain 2 negara tersebut masih bisa melihat gerhana matahari 9 maret 2016 nanti? jawabannya iya namun tidak total karena cakupan bayangan panumbra (samar) dari gerhana 9 maret nanti akan meliputi wilayah yang cukup luas berikut skema cakupan bayangan panumbra (samar), dimana wilayah yang dalam cakupan ini akan menyaksikan gerhana matahari sebagian saja:


Cakupan Wilayah Nomor:

1.) Gerhana Matahari Total (100%)
Pada wilayah ini akan mengalami penggelapan 100% dimana suasana akan berubah drastis seperti waktu malam, suhu akan menjadi dingin, dan tingkah laku hewan nokturnal akan keluar tiba-tiba, kondisi ini terjadi selama beberapa menit saja akibat gerhana matahari total ketika bayangan umbra (gelap) melintasi wilayah jalur ini. Hanya beberapa daerah saja di Indonesia yang beruntung dilintasi garis total ini lebih lengkapnya cari saja lokasinya disini: Telusur Kota/Daerah Terbaik Pengamatan GMT 2016 di Indonesia

2.) Gerhana Matahari Sebagian (90% - 99%)
Pada wilayah ini akan mengalami penggelapan dengan intensitas 90% s/d 99% saja walaupun tinggi intensitasnya tidak mampu membuat langit gelap seperti malam seperti daerah total, namun pengurangan cahaya matahari memang akan sedikit berkurang sekali mungkin karena intensitasnya mendekati total. Saat puncak gerhana diwilayah ini Matahari akan terlihat seperti bentuk sabit yang sangat tipis. Wilayah ini mencakup beberapa daerah di indonesia antara lain provinsi Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara.

3.) Gerhana Matahari Sebagian (40% - 89%)
Seluruh kota/daerah di Indonesia dari Sabang sampai Merauke akan masuk dalam cakupan ini dimana intensitas yang paling rendah sekitar 52% berada dikota Merauke hingga yang paling tinggi 89% dibeberapa daerah di indonesia. Pulau Jawa termasuk dengan intensitas tinggi pada cakupan ini berkisar antara 78% - 89% dimana Matahari akan tampak berbentuk sabit saat puncak gerhana. 
Selain negara Indonesia cakupan ini akan mencakup negara-negara tetangga di ASEAN seperti Singapura, Malaysia,, Thailand, Vietnam, Brunai Darussalam, Papua Nugini, Timor Leste, Filipina, Kep.Hawai, Kep. Mikronesia, dan Australia bagian utara. Dimana pada cakupan ini matahari akan terlihat berbentuk sabit saat puncak gerhana matahari. Sama dengan wilayah cakupan 2 tidak akan mengalami penggelapan seperti malam, pada wilayah cakupan ini cahaya matahari mungkin akan sedikit redup seperti suasana mendung meski hari itu tidak mendung sama sekali.

4.) Gerhana Matahari Sebagian (1% - 39%)
Pada cakupan wilayah ini Matahari akan tertutup oleh bulan sekitar 1% - 39% saja dimana akan nampak gerhana matahari sebagiannya. Pada wilayah ini penggelapan suasana saat gerhana matahari akan biasa saja tidak terasa sama sekali karena intensitasnya sangat kecil. Wilayah pada cakupan ini berada di negara India, Bangladesh, Myanmar, Kamboja, Thailand, Vietnam, Jepang, Alaska, Korea Utara, Korea Selatan, dan beberapa daerah di Australia, China serta Rusia.

5.) Tidak terjadi Gerhana Matahari
Dimana wilayah ini tidak akan menyaksikan gerhana matahari baik total maupun sebagian karena tidak masuk are umbra/panumbra bulan.

INGAT !
JANGAN MENYAKSIKAN GERHANA MATAHARI DENGAN MATA TELANJANG BAIK SEBAGIAN ATAU TOTAL KARENA BERBAHAYA BAGI MATA ANDA PATUHI TATA CARA PENGAMATAN YANG BAIK DAN BENAR!!!

Kunjungi link ini untuk membantu anda dalam pengamatan gerhana matahari yang baik & benar:
  1. Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari
  2. Momen Tepat Menyaksikan Gerhana Matahari Secara Kasat Mata




Kamis, 07 Januari 2016

Durasi Totalitas GMT 9 Maret 2016 Di Berbagai Wilayah Indonesia


Negara Indonesia akan mendapat sapuan gerhana matahari total 9 maret 2016 yang cukup luas, karena lintasannya melewati 3 pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku Utara. Dari semua itu ada beberapa daerah saja yang beruntung bisa dilintasi garis totalnya, dan masing-masing daerah total itupun memiliki interval waktu totalitas yang berbeda-beda. 

Kenapa berbeda?. Ini disebabkan oleh lebar bayangan umbra bumi ketika melintasi wilayah di Indonesia berbeda satu sama lain. Misal kota A dilintasi bayangan umbra yang tepi dengan kota B yang dilintasi umbra bagian tengah, maka yang kota B lebih lama dibanding kota A karena bayangan di kota B lebih luas dibanding kota A, ini disebabkan bentuk bayangan bulan berbentuk elips. Selain faktor itu Bulan ketika konjungsi tepat dengan matahari tepat siang hari disuatu wilayah juga akan membuat durasi total gerhana menjadi lebih lama. 

Kota Balikpapan fase totalitasnya hanya berlangsung hanya 1 menit 7 detik karena dilintasi umbra bagian tepi saja seperti digambar.


Kota Tanah Grogot fase totalitasnya lebih lama dari Balikpapan sekitar 2 menit 37 detik karena dilintasi umbra bagian tengah seperti digambar.



Berikut tabel fase totalitas gerhana matahari di daerah di indonesia:







Gerhana Matahari 9 Maret 2016 Di Pulau Papua


Pulau Papua akan senasib dengan pulau jawa dimana garis totalitas tidak melintasi wilayah ini, alhasil seluruh daerah di papua akan menyaksikan gerhana matahari sebagian saja berkisar antara 50% - 96%. Seperti dikota Sorong (94%), Manokwari (90%), Jayapura (73%), dan Merauke (52%). Berikut tabel waktu terjadinya gerhana matahari diberbagai wilayah di Papua, sesuaikan terdekat jika tidak ada daerahmu di tabel ini:



Gerhana Matahari 9 Maret 2016 Di Pulau Sulawesi & Maluku


Pulau Sulawesi juga menjadi lintasan gerhana matahari total 9 maret 2016, namun hanya ada 2 provinsi saja yang terdampak gerhana total diantaranya Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tengah. Berikut daerah yang beruntung akan mengalami gerhana matahari total :

1. Sulbar: wilayah ini yang terdampak adalah daerah Nunu, Moro, dan Limba, untuk daerah Polewali hanya tampak gerhana matahari sebagian intensitas 95%.

2. Sulteng: wilayah ini mencakup banyak daerah antara lain Pasowe, Palu, Poso, Sigi, Tomado, Ampana, Propo, Bolaang, Matindok, Klintom, Luwuk, Bomba, Teku, dan daerah lain di sulteng ini yang saya tidak disebutkan mungkin dilintasi garis totalnya dilihat saja petanya mungkin kamu tau wilayah tersebut.

3. Malukut: wilayah ini merupakan wilayah pengamatan terakhir di Indonesia dan menjadi tempat terbaik pengamatan gerhana matahari total, wilayah yang terdampak adalah Ternate, Tidore, Mare, Weda, Sofifi, Sidangoli, dan Maba (Halmahera).

Selain diluar wilayah tersebut di Sulawesi & Maluku akan menyaksikan gerhana matahari sebagian saja seperti di kota Manado (96%), Gorontalo (98%), Makassar (88%), Kendari (90%), Ambon (87%). Berikut tabel waktu terjadinya gerhana matahari di pulau sulawesi, jika tidak ada daerahmu sesuaikan daerah yang terdekat:





Gerhana Matahari 9 Maret 2016 Di Pulau Kalimantan


Pulau Kalimantan akan menjadi pualu terbaik untuk pengamatan gerhana matahari total, karena 4 provinsi akan terdampak sapuan gerhana matahari total seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Berikut daerah yang beruntung dilintasi garis totalitas gerhana:

1. Kalbar: wilayah ini yang terkena garis totalnya antara lain Kendawangan, Manismata, Riam, Penahan, untuk daerah Ketapang akan terlihat gerhana matahari sebagian intensitas 98% jadi kalau mau lihat total lebih baik keselatan beberapa kilometer lagi. 

2. Kalteng: wilayah ini mencakup banyak daerah antara lain Sukamandang, Pangkalan Bun, Kumai, Sampit, Waringin, Pembuang, Palangka Raya, Koeling, lihat saja diwilayah ini mungkin daerahmu termasuk juga.

3. Kalsel : wilayah ini hanya mencakup wilayah kalimantan selatan bagian utara saja seperti daerah Amuntai, untuk Banjarmasin hanya gerhana matahari sebagian intnesitas 97%, jika ingin mengejar totalitas bagi warga Banjarmasin silahkan ke utara mencapai garis total.

4    4.Kaltim : wilayah ini mencakup daerah Balikpapan, Longkali, Tanah Grogot, Pasir, Pawing. Untuk Samarinda hanya tampak gerhana matahari sebagian intensitas 97%.

Diluar daerah tersebut seluruh wilayah Kalimantan hanya menyaksikan gerhana matahari sebagian saja, seperti dikota Tarakan (83%), Pontianak (93%), Banjarmasin (98%), Samarinda (98%). Berikut tabel waktu terjadinya gerhana dibeberapa daerah di kalimantan, sesuaikan daerah terdekat jika tidak ada dalam tabel:










Gerhana Matahari 9 Maret 2016 Di Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT

Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT pada tanggal 9 Maret 2016 nanti tidak bisa menikmati gerhana matahari total, kenapa demikian?. 

Karena garis totalitas gerhana tidak melewati sama sekali di pulau jawa ini seperti yang terjadi tahun 1983 lalu, namun tak perlu kecewa karena seluruh daerah di Jawa dapat menyaksikan gerhana matahari sebagian saja dengan intensitas yang beragam antara 78% - 89%, sedangkan untuk Bali, NTB, dan NTT intensitas antara 65% - 77% saja. 

Seperti pada kota Jakarta (88%), Bandung (85%), Pekalongan (85%), Semarang (84%), Yogyakarta (81%), Surabaya (83%), Banyuwangi (78%), Denpasar (76%), Mataram (76%), Kupang (65%). Pada saat puncak gerhana 9 maret 2016 nanti seluruh kota/kabupaten di Jawa, Bali, NTB, dan NTT  akan melihat matahari berbentuk sabit.

Berikut tabel waktu terjadinya gerhana matahari sebagian dibeberapa daerah dipulau Jawa, sesuaikan daerah terdekat kalian jika tidak ada dalam tabel ini: