Halaman Ini berisi tentang Informasi2 tentang Astronomi terkait kejadian alam yang berada di luar angkasa maupun kejadian di bumi. Sehingga membantu masyarakat mengetahui dengan jelas kapan terjadinya suatu peristiwa, sehingga dapat menikamti fenomena2 langka yang terjadi dilangit maupun di bumi.

Sabtu, 19 Agustus 2017

Jadwal Gerhana Tahun 2018


Fenomena gerhana merupakan suatu peristiwa sejajarnya 3 objek langit antara Matahari, Bumi, dan Bulan dalam satu garis orbit lurus. Fenomena gerhana ini sudah bisa diprediksi jauh-jauh hari diakibatkan oleh dinamisnya perputaran benda-benda langit di angkasa. Pada tahun 2018 ini akan terjadi 5x fenomena gerhana tiga diantaranya gerhana matahari sebagian dan dua gerhana bulan total, berikut tanggal terjadinya :

TANGGAL 31 JANUARI 2018, GERHANA BULAN TOTAL

Fenomena gerhana bulan total yang terjadi pada tanggal ini berlangsung selama 1 jam 17 menit, sedangkan proses kontak terjadinya gerhana bulan berlangsung selama 3 jam 23 menit. Istimewanya lagi Bulan sedang berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi saat gerhana bulan. Fenomena gerhana bulan total ini dapat di amati di wilayah Asia Selatan, Asia Barat, Asia Timur, Asia tenggara, Australia, Oceania, dan Amerika Utara. Untuk negara Indonesia bisa menyaksikan keseluruhan prosessnya di awal malam berikut waktu terjadinya :

  1. INDONESIA BARAT          : 18.48 s/d 22.11 WIB
  2. INDONESIA TENGAH       : 19.48 s/d 23.11 WITA
  3. INDONESIA TIMUR          : 20.48 s/d 00.11 WIT


15 FEBRUARI 2018, GERHANA MATAHARI SEBAGIAN
Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat di wilayah Kutub Selatan (Antartika), Chile, dan Argentina. Gerhana sebagian ini akan mencapai pucak maksimum ketertutupan Matahari oleh Bulan sebanyak 60% saja di Antartika. Gerhana matahari sebagian ini tak terlihat di Indonesia

TANGGAL 13 JULI 2018, GERHANA MATAHARI SEBAGIAN
Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat di wilayah Australia, namun yang terkena hanya di bagian selatan saja karena tidak semua negara Australia terkena gerhana matahari sebagian ini. Gerhana matahari sebagian ini tak terlihat di Indonesia.

TANGGAL 28 JULI 2018, GERHANA BULAN TOTAL

Gerhana bulan total akan terjadi lagi pada tanggal ini, dan merupakan gerhana bulan total ke-2 di tahun 2018. Durasi totalnya sangat spektakuler karena berlangsung selama 1 jam 44 menit, sedangkan proses kontak terjadinya gerhana bulan berlangsung selama 3 jam 55 menit. Fenomena gerhana bulan total ini juga akan di temani dengan konjungsi planet Mars saat oposisi dimana planet Mars akan nampak sangat cemerlang dalam kurun waktu 15 tahun terakhir dengan magnitudo -2,5. Selain itu fenomena ini juga berbarengan dengan puncak hujan meteor delta-aquarids. Gerhana bulan total ini dapat terlihat di seluruh benua Eropa, Afrika, Asia, dan Australia. Di Indonesia gerhana bulan total ini dapat disaksikan selepas tengah malam berikut waktunya:

  1. INDONESIA BARAT          : 01.24 s/d 05.19 WIB
  2. INDONESIA TENGAH       : 02.24 s/d 06.19* WITA
  3. INDONESIA TIMUR          : 03.24 s/d 07.19* WIT


Keterangan (*)
Dimana saat kontak akhir pada wilayah tersebut Bulan sudah tenggelam, jadi untuk kedua wilayah Indonesia tersebut tidak bisa menyaksikan kontak akhir dari gerhana bulan.

TANGGAL 11 AGUSTUS 2018, GERHANA MATAHARI SEBAGIAN

Gerhana matahari sebagian ini akan terlihat di wilayah Kutub Utara, Greenland, Swedia, Norwegia, Rusia, Mongolia, dan Tiongkok. Gerhana matahari sebagian ini akan mencapai pucak maksimum ketertutupan Matahari oleh Bulan sebanyak 75% saja di Kutub Utara (Arktik). Gerhana matahari sebagian ini tak terlihat di Indonesia.

Jumat, 18 Agustus 2017

Live Streaming: Gerhana Matahari Total 21 Agustus 2017 (Amerika Serikat)


Berikut adalah beberapa situs yang akan menyiarkan secara langsung gerhana matahari total yang terjadi di negara Amerika Serikat pada tanggal 21 Agustus 2017 nanti, silahkan untuk di klik situsnya.
  1. National Aeuronautics and Space Administrations (NASA)
  2. Exploratorium 
  3. Live Slooh
  4. Time and Date
  5. American Eclipse 2017


Selasa, 08 Agustus 2017

Galeri Foto Gerhana Bulan Sebagian 8 Agustus 2017

Credit: @Firansyah8

Credit: Dhimas Chandra

Credit: Deslinz Maria Simbolon (Purwakarta)

Credit: Iman Darmawan (Bandung)

Credit: Nicholas Yuichi (Denpasar)

Credit: Fery Setiawan

Credit: Sanggih (Karawang)

Credit: Huge Fajri (Situbondo)

Credit: Anto

Credit: JavaIndoTech

BERIKUT FOTO-FOTO GERHANA BULAN SEBAGIAN
DI BERBAGAI BELAHAN DUNIA

Athena,Yunani (Source, AP)

Swissterland (Source, AP)

Perancis (Source, AP)

Credit: Shelley (Brisbane, Australia)

















Minggu, 23 Juli 2017

Jadwal Fenomena Langit Agustus 2017


TANGGAL: 


3 AGUSTUS, Konjungsi Bulan & Saturnus pukul 18.00 s/d 02.00 waktu setempat.

7 AGUSTUS, Fase Bula Purnama 

8 AGUSTUS, Gerhana Bulan Sebagian

Inilah satu-satunya gerhana bulan yang paling jelas terlihat ditahun ini, dan beruntungnya negara kita Indonesia bisa mengamati dengan jelas keseluruhan proses peristiwa ini. Dimana nantinya Bulan Purnama akan tergerhanai oleh bayangan Bumi hanya sekitar 25% saja atau ¼ dari permukaan bulan purnama akan menggelap saat puncaknya. Fenomena gerhana ini di Indonesia teramati selepas tengah malam.(Baca: Gerhana Bulan 8 Agustus 2017)

12-13 AGUSTUS, Hujan Meteor Perseids (60 Meteor/jam)
Hujan meteor Perseid adalah salah satu hujan meteor terbaik untuk diamati. Bagaimana tidak, pada puncaknya, Perseid dapat memproduksi hingga 60 meteor per jam. Meteor-meteor yang melesat pada hujan meteor ini dihasilkan oleh debu komet Swift-Tuttle yang ditemukan pada 1862. Setiap tahunnya, Perseid terjadi pada rentang tanggal 17 Juli hingga 24 Agustus, dan puncaknya terjadi pada malam 12 Agustus hingga dini hari 13 Agustus. Sayangnya, di tahun 2017 hujan meteor Perseid bertepatan dengan fase Bulan bungkuk, sehingga cahaya Bulan yang terang dapat meredupkan meteor-meteor kecil.

16 AGUSTUS, Konjungsi Bulan & Aldebaran pukul 01.00 s/d Sunrise waktu setempat.

19 AGUSTUS, Konjungsi Bulan & Venus pukul 03.30 s/d Sunrise waktu setempat arah timur.

21 AGUSTUS, Gerhana Matahari Total di Amerika Serikat (USA)

Lintasan Gerhana Matahari Total 21 Agustus 2017 akan menyapu beberapa negara bagian di Amerika Serikat (USA) diantaranya negara bagian Oregon, Idaho, Wyoming, Nebraska, Kansas, Misoouri, Iowa, Illionis, Kentucky, Teenese, Atlanta, dan South Carolina sedangkan gerhana matahari sebagian bisa disaksikan disebagian besar USA, Kanada, Mexico, Panama, dan Amerika Latin Utara. Puncak gerhana matahari total ini akan mencapai waktu sampai 2 menit 40 detik saja di daerah negara bagian Missouri.(Baca: Berburu Gerhana Matahari Total di Amerika Serikat)

25 AGUSTUS, Konjungsi Bulan & Jupiter pukul 18.00 s/d 20.00 waktu setempat arah barat.

30 AGUSTUS, Konjungsi Bulan & Saturnus pukul 18.00 s/d 00.00 waktu setempat.

Kamis, 29 Juni 2017

Jadwal Fenomena Langit Juli 2017




Konjungsi Bulan & Jupiter 
tanggal 9 Juli 2016

TANGGAL:

1 JULI , Konjungsi Bulan & Jupiter pukul 18.00 s/d 23.30 waktu setempat.


2 JULI, Konjungsi Bulan & Spica pukul 18.00 s/d 00.00 waktu setempat.


7 JULI, Konjungsi Bulan & Saturnus pukul 18.00 s/d 03.30 waktu setempat.


8 JULI, Fase Bulan Purnama


16 JULI, Istiwa Adhom
karena matahari berada tepat di atas ka’bah maka semua bayangan benda tegak tentu saja akan mengarah pada Ka’bah. Jadi, kita dapat memanfaatkan peristiwa ini untuk mengoreksi arah kiblat pada masjid, mushola, surau bahkan rumah kita sendiri.Istiwa a’dhom sendiri terjadi pada tanggal 28 Mei & tanggal 16 Juli. Untuk tanggal 16 Juli terjadi mulai pukul pukul 12.27 waktu Arab atau di Indonesia pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA.

20 JULI, Konjungsi Bulan & Aldebaran pukul 03.00 s/d 05.00 waktu setempat arah timur.


21 JULI, Konjungsi Bulan & Venus pukul 03.30 s/d 05.00 waktu setempat arah timur.
 

25 JULI, Konjungsi Bulan & Merkurius pukul 18.00 s/d 19.00 waktu setempat arah barat.


28 JULI, Konjungsi Bulan & Jupiter pukul 18.00 s/d 22.00 waktu setempat.


28-29 JULI, Hujan Meteor Delta-Aquarids
Setelah Eta Aquarid, kini giriran meteor-meteor dari Delta Aquarid yang akan melesat dari arah Rasi Aquarius. Puncak Delta Aquarid berlangsung mulai tengah malam hingga menjelang matahari terbit. Diperkirakan sebanyak 20 meteor per jam akan melesat dari arah Rasi Aquarius di langit zenit. Bulan fase sabit akan tenggelam sebelum tengah malam sehingga cahaya bulan tidak akan mengganggu pengamatan.

29 JULI, Formasi segitiga Bulan, Jupiter, dan Spica pukul 18.00 s/d 22.00 waktu setempat.